KANIT Reskrim Polsek Cikedung Ajun Inspektur Satu Sutarko saat memeriksa pelaku yang nekat mencuri di rumah majikannya sendiri, Rabu (2/1/2019). Udi/KC Online

INDRAMAYU.(KC Online).-

TERDESAK untuk modal kawin lagi, seorang pemuda yang telah beristri nekat mencuri di rumah majikannya yang merupakan juragan beras. Tak pelak pemuda yang berinisial Mad (21 tahun), warga Desa Karangasem, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu digelandang petugas Reskrim Polsek Cikedung setelah menerima laporan dari korban.

Dari tangan pelaku, polisi menyita uang tunai Rp 52 juta lebih, 2 gelang rantai emas, 1 buah cincin emas, 1 buah liontin atau bandul emas, dan barang bukti lainnya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini Mad alias Ahmad masih menjalani pemeriksaan petugas setempat, Rabu (2/1/2019).

Kapolres Indramayu Ajun Komisaris Besar M Yoris MZ Marzuki melalui Kapolsek Cikedung Inspektur Satu I Gusti Indrayana membenarkan perihal tersebut. Dikatakannya, dari hasil keterangan pelaku menyebutkan, perbuatan Mad dilakukan seorang diri dengan cara menunggu lengahnya dan masuk kamar di kamar utama korban.

Korban sendiri tak lain majikannya sendiri juragan beras di Blok Badak, Desa Mundakjaya, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu. Selanjutnya, Mad tertangkap selang beberapa hari setelah beraksi mencuri uang puluhan juta rupiah yang ada dalam kamar itu.

Menurut pelaku, aksi pencurian ini baru pertama kali dilakukan, dan hasil kejahatan rencananya akan digunakan untuk menikah lagi dengan kekasih simpananya yang bekerja di warung remang-remang (warem).

Meski telah beristri. Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti uang tunai Rp 52.856.0000, satu untai kalung emas, gelang emas dan liontin, serta cincin emas yang digunakan pelaku untuk tunangan.

“Modus yang digunakan pelaku mengambil uang milik korban dengan cara masuk melalui pintu depan yang tidak terkunci. Setelah masuk, dia mengambil uang di atas kasur yang ditutupi bantal yang dibungkus dua kantong plastik warna hitam. Pelaku juga mencuri perhiasan yang ada di dalama lemari. Usai mencuri, kabur melalui pintu samping rumah korban,” kata Gusti.

Pelaku, lanjutnya, diduga kuat mengetahui keberadaan tempat penyimpanan uang majikannya itu. Karena sering melihat masuk kamar utama untuk menyimpan uang.

“Ditambah, saat itu pelaku sedang membutuhkan uang untuk menikah lagi lantaran terjerat asmara pelayan warung-remang dan ingin menikahi pelayan tersebut. Akibat perbuatannya itu, Mad, terancam masuk penjara 5 tahun karena melanggar Pasal 363 KUHP,” tegasnya. (Udi/KC Online)