ORMAS Oi (Orang Indonesia fans Iwan Fals) Majalengka bersama Oi Orang Pinggiran Ampel dan Pemerintahan Desa Ampel, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, foto bersama sebelum melakukan donor darah di desa setempat, Senin (7/1/2019). Sebanyak 25 buah labu darah berhasil dikumpulkan dalam kegiatan tersebut. Tati/KC Online

MAJALENGKA.(KC Online).-

KOMUNITAS (Orang Indonesia fans Iwan Fals) Majalengka bersama dengan Oi Orang Pinggiran Ampel dan Pemerintahan Desa Ampel Kecamatan Ligung Kabupaten Majalengka melaksanakan kegiatan Donor Darah Serentak bekerjasama dengan PMI Majalengka, Senin (07/01/2018).

Menurut Ketua OI Majalengka Iman Sabumi, kegiatan donor darah serentak diikuti oleh beberapa komunitas di antaranya Hujan Keruh dari Jatitujuh, MCBC dari Majalengka, MEF (Majalengka English Forum), Kirik Nguyuh Girimukti, Berbudi Majalengka, YA PNS dari Sumber Kulon.

Pada acara tersebut hadir Ketua Kadin Kabupaten MajalengkaBudi Viktoriadi dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka Gatot Sulaeman. “Program bersama BPP Ormas Oi ini merupakan kegiatan Ormas Oi di segala tingkatan Pusat, Wilayah, Daerah dan Kelompok di seluruh Indonesia,” kata Iman Sabumi.

Dari kegiatan tersebut terkumpul 25 labu dari 49 pendonor. Hal ini karena banyak peserta yang berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan tidak memungkinkan untuk berdonor.

“Donor darah dilakukan setelah kami mendengar informasi yang di sampaikan pihak PMI bahwa stok darah di Majalengka semakin berkurang, diharapkan dengan adanya kegiatan donor darah serentak Ormas Oi ini menjadikan tambahan perbendaharaan darah di PMI,” ungkap Iman.

Menjadi motivasi

Menurutnya, kegiatan kemanusiaan donor darah serentak Ormas Oi ini tidak hanya sebatas memenuhi keterbatasan darah di Majalengka akan tetapi juga diharapkan manjadi motivasi dan memberikan kesadaran banyak pihak.

“Di tengah situasi yang berisik, sesak dan sarat kompetisi karena hiruk pikuk pemilu. Sedangkan donor darah, urusan kemanusian, ini urusan perasaan harus diutamakan,” ungkapnya.

Itulah sebabnya, menurut Iman, selain kegiatan donor darah serentak juga dilakukan penggalangan dana untuk kemanusiaan korban bencana alam yang sampai saat selesainya acara terkumpul sementara Rp 804.900. Yang diharapkan beberapa hari ke depan dana bisa bertambah untuk selanjutnya disampaikan bagi korban bencana tsunami.

Gatot Sulaeman yang hadir pada acara tersebut mengapresiasi para seniman yang peduli akan kemanusaiaan. Donor darah akan sangat membantu pasien dan keluarganya untuk menyelamatkan jiwa. “Para seniman tak hanya aktif di kesenian, namun juga mereka memiliki rasa yang lembut dan peduli dengan sesama,” kata Gatot.

Sementara itu, sebelum aksi donor darah dilakukan, sejumlah seniman berupaya menghibur komunitasnya dengan pementasan musik belentung dari Komunitas Hujan Keruh yang membawakan beberapa buah lagu dari Iwan Fals. (Tati/KC Online)