CIREBON,(KC Online).-

Peningkatan ekonomi kerakyatan lebih simpelnya dapat dimulai dari keinginan kalangan ibu rumah tangga.

Dengan memanfaatkan lahan maupun pekarangan rumah yang ada, mereka bisa bercocok tanam bibit pohon produktif, sehingga ini akan memberikan nilai tambah bagi tingkat perekonomian masyarakat sekitar.

Sekretaris Jenderal I APTIKOM, Nina Kurnia Hikmawati menyampaikan, selama ini minat masyarakat menanam bibit pohon cukup tinggi. Hal ini agar lahan yang ada, selain akan lebih produktif, juga memberikan nilai tambah bagi tingkat perekonomian masyarakat.

“Peningkatan perekonomian kerakyatan sebenarnya itu dapat dimulai dari keinginan ibu rumah tangga. Mereka dapat mengoptimalsiasikan lahan-lahan yang ada, baik pada lahan halaman rumah maupun keberadaan lahan tidur lainnya yang bisa kita fungsikan sebagai lahan yang lebih produktif,” tutur Nina kepada “KC” usai dirinya menyerahakan sebanyak 50 bibit pohon produktif di RW 06 Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon, kemarin.

Menurutnya, pengoptimalisasian dari lahan yang ada harus dimulai dari sekarang ini. Di mana, lanjutnya, dalam pengoptimaisasian tersebut, masyarakat lebih ditekankan untuk dapat merubah mindsetnya menjadi lebih produktif.

“Selama ini banyak tanaman-tanaman berbuah yang diminati masyarakat dan ditanami di lahan-lahan produktif. Karenanya, kami inginkan dengan pemanfaatkan lahan yang ada itu, bagi kalangan ibu rumah tangga dapat memanfaatkan lahannya itu tidak hanya sekedar dengan cara lebih banyak menanam bibit-bibit pohon palawija, juga ditekankan untuk bisa beinovasi dengan cara penanaman bibit pohon hidroponik,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Nina juga tak hanya sekadar untuk memberikan teori maupun penekanannya, namun dari pihak terkait juga secara langsung memberikan program bantuan sebanyak 150 bibit tanaman produktif bagi kalangan ibu rumah tangga di RW 06.

Nina mengatakan, bantuan yang diserahkannya itu dinilanya cocok. Terlebih, kalangan ibu rumah tangga yang ada di daerah setempatnya itu juga memiliki keinginan untuk bercocok tanam.

“Karenanya, kami berharap bantuan ini akan memberikan manfaat bagi yang menerimanya,” tuturnya.(Epih/KC)