Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kuningan, H. Udin Kusnaedi, usai Udin menghadiri acara launching Sekolah Pemilu, di sebuah kedai kopi, jalan Syeh Maulana Akbar, belum lama ini. Emsul/KC Online

KUNINGAN, (KC Online).-

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kuningan, H. Udin Kusnaedi, menyebutkan kalau partainya sekarang ini tengah menghadapi ujian soliditas.

Hal itu dikemukakannya, ketika dikonfirmasi KC Online tentang polemik yang mendera Ketua Dewan Kehormatan PAN, sekaligus mantan Ketua Umum PAN, Amien Rais, yang didesak mundur dari PAN oleh beberapa pendiri PAN, seperti Goenawan Mohammad, Faisal Basri, dan lainnya, usai Udin menghadiri acara launching Sekolah Pemilu, di sebuah kedai kopi, jalan Syeh Maulana Akbar, belum lama ini.

Ia mengungkapkan, Goenawan Mohammad dan kawan-kawan sudah keluar dari PAN sejak 2014, sehingga mereka sudah bukan kader PAN lagi. Kemudian menurut informasi, mereka menjadi pendukung kandidat pasangan capres-cawapres sebelah.

Udin menuturkan, kalau persoalan ini telah menjadi pembahasan mulai dari tingkat pusat, wilayah, sampai daerah di tubuh PAN. Dirinya bersama seluruh kader DPD PAN Kabupaten Kuningan tetap teguh pro kepada Amien Rais dan patuh terhadap keputusan partai yang sekarang.

“Di Jawa Barat saja ada empat kabupaten yang sengaja dipasang spanduk-spanduk bersifat mendiskreditkan partai seolah PAN itu terpecah. Ada juga beberapa wilayah yang mendeklarasikan dukungan kepada kandidat sebelah dan itu sudah ditegur DPP. Jelas isu ini sedang digoreng,” katanya.

Sementara itu, seluruh DPD PAN di Provinsi Jawa Barat telah menggelar konferensi pers pada pekan kemarin, yang menyatakan dukungannya kepada pasangan calon Presiden dan calon Wakil Presiden nomor 2, Prabowo-Sandi.(Emsul/KC Online)