KAPOLRES Indramayu Ajun Komisaris Besar M. Yoris MY Marzuki bersama Waka Polres Komisaris Ricardo Condrat Yusuf dan Kasat Narkoba Ajun Komisaris Deni Rusnandar memeriksa seribuan minuman tuak yang berhasil digagalkan pihaknya sesaat akan didistribusikan di wilayah hukum Polres setempat, Kamis (3/1/2019). Udi/KC Online

INDRAMAYU, (KC Online).-

Unit 1 Satnarkoba Polres Indramayu berhasil menggagalkan pengiriman seribuan liter tuak menggunakan mobil di jalan raya Desa Jatisawit Lor, Blok Desa, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu.

Dari dalam mobil Mitsubishi L 300 pick up bernomor polisi B 9750 KAP tersimpan puluhan derigen isi minuman tuak. Rencananya, minuman tuak sebanyak 1.000 liter ini akan distribusikan ke pedagang di wilayah Indramayu tapi kepergok petugas. Kemudian mobil bersama sopir serta kernet termasuk barang buktinya dibawa ke Mapolsek setempat guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Indramayu Ajun Komisaris Besar M. Yoris MY Marzuki didampingi Waka Polres Komisaris Ricardo Condrat Yusuf dan Kasat Narkoba Ajun Komisaris Deni Rusnandar mengatakan, keberhasilan itu bermula saat anggota unit 1 Satnarkoba mendapatkan informasi adanya pengiriman minuman tuak dalam jumlah besar.

Mendapatkan laporan tersebut, petugas yang dipimpin langsung Kanit 1 Ajun Inspektur Dua Sunarto melakukan penyelidikan di sekitar lokasi. Sesuai dengan ciri-ciri yang diinformasikan melihat ada mobil tengah melaju. Lalu kendaraan ini diberhentikan untuk diperiksa. Dan ternyata di bak mobil itu disimpan 40 derigen berisikan minuman tuak.

“Petugas kemudian menginterogasi pengirimanya berinisial DS (21 tahun), warga Desa Bulak Lor, Kecamatan Jatibarang. Dari keteranagn dia, jika minuman tuak tersebut didapat dari hasil membeli dari seorang warga Ajibarang, Purwokerto, Jawa Tengah,” kata Yoris, Kamis (3/1/2019).

Selanjutnya petugas pun langsung melakukan pengembangan perihal pengiriman tersebut. Dari hasil penyelidikan diketahui jika minuman tuak tersebut akan dikirim ke sejumlah pedagang yang ada di wilayah hukum Polres Indramayu.

Masih dikatakannya, seribuan liter tuak bersama pengirimnya kemudian dibawa ke mapolres untuk bahan pemeriksaan. Direncanakan minuman tuak sitaan tersebut akan dititipkan di rumah penitipan barang sitaan (rumbasan) Indramayu.

“Pelaku ini telah melanggar Pasal 2 ayat 1 Peraturan Daerah Nomor 15 tahun 2005 tentang perubahan atas Perda nomor 7 tahun 2005 tentang pelarangan minuman beralkholol di Kabupaten Indramayu,” katanya. (Udi/KC Online)