PENGURUS DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP), menggelar tasyakuran dalam memperingati Harlah PPP ke-46 tahun 2019 di kantor DPC PPP setempat. Jejep/KC Online

MAJALENGKA, (KC Online).-

Seluruh kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) harus bergerak bersama rakyat dalam kondisi apapun.Kepentingan rakyat harus menjadi skala prioritas di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Hal itu ditegaskan Ketua DPC PPP Ali Imron di sela sela tasyakuran peringatan hari lahir (Harlah) PPP ke-46 tahun 2019 di kantor DPC PPP setempat, Senin (6/1/2018).

Menurut dia, sikap politik PPP sejak dulu itu memperjuangkan kepentingan umat demi tegaknya syiar Islam di muka bumi ini. Sehingga pihaknya sudah sejak lama mendorong segera dibuatnya regulasi dalam penyelenggaran pendidikan Islam seperti madrasah diniyah (MD), majelis taklim, pondok pesantren dan pembelajaran baca tulis Quran.

“Kami akan mendorong adanya regulasi hukum untuk mencegah peredaran minuman keras (miras) dan bahaya Narkoba yang kondisinya sangat memperihatinkan,” tuturnya.

Masih dikatakan dia, dalam menghadapi pemilihan legislatif (Pemilu) 2019 para kader dan simpatisan, diimbau untuk terjun bersama rakyat untuk membesarkan partai yang berlambang kakbah. Karena sejatinya PPP bergerak bersama rakyat.

“Pilih nomor sepuluh, kebaikan akan tumbuh, itu motto kampanye kami yang berlaku secara nasional,” ujarnya.

Ali menambahkan, momentum harlah ini sekaligus penyegaran kembali semangat dan tujuan para kader seperti yang diamanatkan dalam konstitusi partai agar terus memberikan kontribusi nyata kepada rakyat. Hal itu guna mewujudkan masyarkat madani yang tetap berpegang teguh dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dia mengaku, jika tujuan besar partai itu akan sulit terwujud pabila tidak terbentuk iklim yang solid di internal partai. Sehingga melalui momentum inilah silaturahmi dan komunikasi antar seluruh elemen di tubuh partai harus terus dipupuk dan dipelihara, tanpa terpengaruh berbagai goncangan dan ancaman yang bisa merusak soliditas partai.

“Sebagaimana dicontohkan oleh Kanjeng nabi SAW, ketika membentuk struktur masyarakat madani itu berawal dari peristiwa hijrahnya Beliau ke Madinah, mempersatukan seluruh komponen masyarakatnya yang beragam latar belakang untuk patuh terhadap apa telah menjadi keputusan dan ketetapan bersama. Maka ghiroh inilah yang harus terus kita pegang dengan memperhatikan keberagaman akan dapat mewujudkan tatanan masyarakat yang madani,” ujar politisi asal Desa Mirat Kec. Leuwimunding ini.

Sekretaris DPC PPP Fajar Shidik menambahkan, pihaknya meyakini jika soliditas dan persatiuan dan kesatuan partai terus dipupuk dan dipelihara, maka tujuan-tujuan partai dalam berbagai hal akan dengan mudah dapat diraih, tentunya berkat usaha dan doa yang maksimal. Utamanya tujuan-tujuan partai tersebut adalah terus memberikan kontribusi positif yang nyata terhadap masyarakat.

“Partai kita ini bisa besar karena dukungan masyarakat, oleh sebabnya tujuan utama kita pun tidak boleh lepas dari manfaat apa yang bisa dirasakan oleh masyarakat. Dalam setiap program yang dicanangkan partai pun kita berupaya seoptimal mungkin agar capaianya bisa kembali lagi kepada masyarakat, tentunya dengan membentuk masyarakat yang madani,” imbuhnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para kader dan pengurus PPP Majalengka mulai dari tingkat DPC, PAC (setingkat Kecamatan), organisasi turunan partai, serta jamiah pengajian dari sekitaran lingkungan dan simpatisan partai. Ditandai dengan pemotongan tumpeng dan shalat berjamaah, dilanjutkan dengan pengajian dan salawatan yang diikuti seluruh hadirin. (Jejep/KC Online)