KETUA TP PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ika Acep Purnama turut menyapu sepanjang jalan Otista, Kecamatan Kuningan, dalam giat Jumsih, Jumat (11/1/2019). Erix/KC Online

KUNINGAN, (KC Online).-

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ika Acep Purnama tidak henti-hentinya menggelorakan semangat warga untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dengan melaksanakan Jumat bersih (Jumsih).

Tidak hanya sekadar mengajak, upaya nyata dilakukannya bersama unsur Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kuningan yang melakukan Jumsih di seputaran Kuningan kota, tepatnya di sepanjang Jalan Otista, Jumat (11/1/2019) pagi.

Propaganda yang dilakukan Ika begitu menarik dengan mengajak seluruh masyarakat di lingkungan atau sepanjang jalan yang dilewatinya, menggunakan pengeras suara sambil berdiri di atas mobil pick up.

“Semoga dengan imbauan seperti ini, bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat Kabupaten Kuningan agar bisa melaksanakan kegiatan Jumsih dengan rutin, minimal di lingkungannya masing-masing,”katanya.

Di sela kegiatan Jumsih, Hj. Ika Acep Purnama yang dikenal sebagai pribadi yang bermasyarakat, tidak segan menyapa warga sekitar mulai dari pedagang, pengamen, juru parkir, hingga pengemudi ojek untuk mengajak dan mensosialisasikan Jumsih yang sudah lama rutin dilaksanakan.

Hingga saat hendak beristirahat sejenak di depan rumah warga,yang kebetulan di depannya terdapat bakul jualan sorabi, Ika pun singgah di tempat itu sambil mengimbau kepada penjual sorabi untuk senantiasa menjaga kebersihan.

Roman bahagia terpancar dari ibu penjual sorabi, sebab lapak dagangannya dikunjungi oleh istri Bupati Kuningan. Si penjual sorabi menyatakan bangga sekaligus salut kepada Hj. Ika yang mau turun langsung ke jalan membersihkan sampah, tanpa menghiraukan rasa jijik dan kotor dari sampah tersebut.

“Hebat Ibu Bupati Kuningan mah, tidak pilih-pilih menyapa masyarakat kecil seperti saya. Bangga saya, Ibu Bupati sudi menyapu sampah yang berserakan di jalan. Padahal biasanya yang lain mah enggan melakukan hal itu,” ucapnya.

Selama perbincangan ada yang membuat Ika kaget, ternyata penjual sorabi yang diketahui bernama Kaminah (55 tahun) tersebut setiap Jumat menggratiskan dagangannya untuk siapapun yang berkunjung ke lapak sorabinya.

“Ini saya lakukan semoga rejeki keluarga kami bertambah. Dipilihnya hari Jumat untuk menggratiskan dagangannya, diyakininya mendapatkan keberkahan dari Allah Swt serta penghasilan di hari lainnya akan bertambah,” tutur Kaminah.

Pelajaran berharga

Mendengar cerita tersebut, Ika mengaku terharu dan bangga kepada sosok Kaminah. Walapun penghasilan yang didapat dari berjualan sorabi tidak terlalu besar, namun mempunyai jiwa sosial yang sangat tinggi.

“Ini tentu menjadi pelajaran untuk kita semua. Mudah-mudahan masyarakat bisa lebih peka lagi. Ibu Kaminah saja bisa melakukan hal seperti itu, kenapa kita tidak bisa,” ucap Ika.(Erix/KC Online)