CIREBON,(KC Online).-

Peringatan Hari Jadi ke-3 tahun Rumah Sakit Permata Cirebon, Minggu (13/1/2019),  menjadi momentum  meneguhkan tekad untuk  senantiasa  meningkatkan kualitas pelayanan.

Direktur Rumah Sakit Permata Cirebon, Asad mengungkapkan, setelah tiga tahun hadir memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, RS Permata Cirebon akan lebih intens meningkatkan kualitas pelayanan.

“Karenanya sebagai rasa syukur kami atas kontribusi yang diberikan masyarakat, stakeholder dan masing-masing pemerintah daerah (Pemda), kami menyampaikan banyak terimakasih. Kami juga akan lebih intens dalam meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat,” tuturnya kepada “KC”, Minggu (13/1/2019).

Dalam perjalanan waktu RS Permata hingga mencapai tiga tahun ini, lanjutnya, sudah semestinya dijadikan bahan evaluasi dan perbaikan-perbaikan, yang ke depannya diharapkan bisa menjadi lebih baik.

“Menginjak usianya ke tiga tahun, tentunya ini bisa manjadi dasar dan evaluasi bagi RS Permata untuk dapat melakukan perbaikan-perbaikan  sumber daya manusia (SDM), peningkatan alat-alat medis, maupun dari proses pelayanannya bagi masyarakat harus lebih cepat. Untuk itu, kami juga menyiapkan IT yang lebih komprehensif,” ujarnya.

Asad mengemukakan, seiring berjalannya waktu, RS Permata  kini sudah menjadi  tempat rujukan masyarakat. Sehingga tidak hanya tingkat kunjungan atau rawat jalan, jumlah  pasien rawat inap pun di rumah sakit ini setiap tahunnya terus mengalami peningkatan.

“Hingga tahun ini tercatat tingkat hunian di RS Permata ini sudah mencapai 76 persen,” ujarnya.

Sementara itu, saat ini RS Permata telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas panunjang, seperti  ruang isolasi, konsultasi, polikilinik dan ruang berbagai sepesialis.

“Selain ruang pengobatan dan tindakan medis yang telah ada. Kami juga akan membuka ruang khusus rawat jalan bagi peserta BPJS,” katanya.

Sementara itu, dalam memperingati hari jadinya yang ke-3 tahun, RS Permata Cirebon juga menyelenggarakan serangkaian kegiatan sosial, sepeti khitanan massal bagi masyarakat yang kurang mampu dan sebaganya.(C-11)