Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Kesiswaan SMPN 2 Kuningan, Dadang Haryono, Kamis (17/1/2019), menuturkan, selama kurang lebih 1,5 tahun sekolah bekerjasama dengan komite, untuk memenuhi kebutuhan perangkat komputer bagi peserta UNBK mandiri tahun pelajaran 2018-2019. Erix/KC Online

KUNINGAN, (KC Online).-

Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Kuningan menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mandiri pada tahun pelajaran 2018-2019.

Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Kesiswaan SMPN 2 Kuningan, Dadang Haryono, Kamis (17/1/2019), menuturkan, selama kurang lebih 1,5 tahun sekolah bekerjasama dengan komite, untuk memenuhi kebutuhan perangkat komputer bagi peserta UNBK mandiri tahun pelajaran 2018-2019.

Selain mengajak orang tua siswa untuk berpartisipasi memenuhi kebutuhan sekolah dan mengetuk perhatian alumni melalui kegiatan reuni, lelang amal dan pemberian donasi hingga kini SMPN2 Kuningan memiliki sebanyak 133 unit komputer baru.

“Kami merasa haru, saat sekolah mensosialisasikan kebutuhan komputer, seluruh orang tua sangat merenspon. Bahkan ada orang tua tidak mampu pun turut menyumbangkan uang alakadarnya sebagai ungkapan rasa tanggung jawab terhadap kemajuan pendidikan bagi putra-putrinya. Begitu pula dengan para alumni, khususnya alumni 1992 yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kemajuan sekolah,”tuturnya.

Menurutnya, dengan melaksanakan UNBK Mandiri maka akan lebih efektif dan efisien karena tidak harus mengeluarkan dana untuk menyewa komputer ke sekolah lain.

“Meski sekolah dibolehkan untuk membeli komputer yang didanai dari BOS, namun sangat terbatas hanya untuk tiga unit per tahun. Jika harus menunggu tiap tahun hanya ada tiga komputer dari dan BOS, maka kebutuhan komputer tersebut tidak akan terpenuhi dalam waktu dekat. Dengan mencari terobosan untuk mendapat barang tersebut, ketika terjadi lelang amal, maka dana terkumpul mencapai Rp 30 juta dalam semalam dari alumni 1992,” katanya.

Sementara itu, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Kuningan, Sade Tahya Hadik, menyebutkan, dari 71 SMPN yang menyatakan siap untuk melaksanakan UNBK tahun ini, baru 17 sekolah yang akan melaksanakan UNB mandiri. Sementara 54 sekolah lainnya bergabung dengan SMA dan SMK.

Kemudian dari 33 SMP swasta yang siap melaksanakan UNBK, hanya 3 sekolah yang akan melaksanakan UNBK mandiri dan 30 sekolah lainnya bergabung dengan sekolah lain.(Emsul/KC Online)