JAJARAN Pondok Pesantren KHAS Kempek menerima Kasi Pembinaan Kelembagaan PTKIN Diktis Kementrian Agama, Amirudin Kuba dan Asesor BAN-PT, Suparto untuk kegiatan visitas di pesantren tersebut, Jumat (11/01/2019). KC Online

GEMPOL, (KC Online).-

Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) KHAS AL-Jaelani dalam waktu dekat akan segera berdiri di Pesantren Kempek. Visitas pun sudah dilakukan oleh Kasi Pembinaan Kelembagaan PTKIN Diktis Kementrian Agama, Amirudin Kuba dan Asesor BAN-PT, Suparto di pesantren tersebut, Jumat (11/01/2019).

Acara visitasi tersebbut telah dihadiri para kiai, nyai dan civitas akademik serta calon dosen di Pondok Pesantren Kiai Haji Aqil Siroj (KHAS). Kegiatan pun diawali dengan pembacaan tawassul oleh KH Muhammad Bin Ja’far dengan harapan, acara ini bisa berjalan dengan lancar, sukses dan mendapatkan hasil yang memuaskan.

Dalam kesempatan itu, salah seorang Pengasuh Pondok Pesantren KHAS Kempek, KH Ahmad Zaini Dahlan menjelaskan visi misi dan tujuan dari pendirian STAI KHAS Al-Jaelani ini. ia juga menjelaskan, hal yang melatari untuk dibangunnya sekolah tinggi tersebut.

“Berawal dari keinginan dan animo alumni, wali santri dan masyarakat supaya anak-anak santri tetap bisa mengaji di pesantren dengan melanjutkan ke perguruan tinggi setelah mereka lulus dari Madrasah Aliyah KHAS Kempek,” kata Kiai Zaini.

Sebab kata dia, setiap tahunnya MA KHAS Kempek ini meluluskan peserta didik sekitar 400 anak. “Ini merupakan potensi yang besar. Oleh karena itu dengan didirikannya STAI KHAS Al-Jaelani ini tentunya dapat memberikan jawaban bagi mereka,” katanya.

Ia juga menjelaskan, STAI KHAS Al-Jaelani akan membuka dua prodi, yaitu Ekonomi Syariah dan Tasawuf Psikoterapi. Adapun alasan dipilihnya prodi Ekonomi Syariah karena dipandang sangat prospektif.

Sedangkan alasan pemilihan prodi Tasawuf Psikoterapi karena mengingat di zaman modern manusia akan dihadapkan pada masa yang oleh sebagian ilmuwan disebut abad kecemasan.

“Beberapa gejalanya saat ini sudah dapat disaksikan dan dirasakan oleh kita semua. Dan pada akhirnya yang paling dibutuhkan oleh manusia modern saat ini adalah spiritualitas yaitu jalan tasawuf,” katanya. (C-15)