M.Abdul Majid Ikram

CIREBON,(KC Online).-

Tingkat inflasi Kota Cirebon sepanjang 2018 mencapai 2,80 persen atau lebih rendah dari inflasi nasional 3,13 persen (yoy) dan inflasi Jawa Barat (Jabar) 3,54 persen.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (Kpw/BI) wilayah Cirebon, M.Abdul Majid Ikram mengungkapkan, pencapaian inflasi yang lebih rendah, tidak lepas dari peran serta media dan stakeholder yang ada di Kota Cirebon.

Peranan media, lanjutnya dalam kapasitas ini, menyampaikan pesan serta kebijakan-kebijakan yang diambil Bank Indonesia, serta apa yang harus dilakukan masyarakat.

“Kita tentu sangat bersyukur dari hasil evaluasi perekonomian, terutama capaian inflasi di Kota Cirebon masih cukup rendah 2,80 persen, bahkan lebih rendah dari capaian inflasi nasional 3,5 persen. Karenanya, kami menyampaikan terimakasih atas peranan media yang selama ini telah membantu serta menyampaikan langkah-langkah dan kebijakan apa saja yang dilakukan Bank Indonesia dalam upaya pengendalian inflasi di daerah,” tutur M.Abdul Majid Ikram dalam penyampaian Outlook Ekonomi 2018, Selasa (8/1/2019).

Belum optimal

Dalam kesempatan tersebut, M.Abdul Majid Ikram menyampaikan terkait intermediasi lembaga keuangan perbankan di wilayah Cirebon. Menurutnya, lembaga keuangan saat ini sudah semestinya didorong untuk bisa meningkatkan pembiayaannya.”Karena bila menurut hemat kami saat ini masih belum begitu optimal. Dan ini yang perlu terus kita dorong, terlebih peluang pembiayaan yang ada di wilayah Cirebon ini masih cukup besar,” tuturnya.(C-11)