CAMAT Ligung Yoyo didampingi Kades Cecep dan KH Abdul Aziz serta Kiai Aban saat meresmikan gedung TK Srikandi dan DTA Al Faidah, Kamis (3/1/2019). Jejep/KC Online

MAJALENGKA, (KC Online).-

Warga Kampung Muara, Desa Wanasalam, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka merasa bersyukur kepada Pemdes setempat yang telah memenuhi keinginannya memiliki gedung TK Srikandi dan madrasah DTA Al-Faidah secara permanen.

Sebab sebelumnya proses belajar mengajar (KBM) masih menumpang ke pihak lain. Tapi mulai saat ini, Kamis (3/1/2018) masyarakat lega karena kedua tempat pendidikan bisa dipergunakan sesuai peruntukannya. Pembangunan itu berasal dari dana desa tahun 2018.

Camat Ligung Yoyo didampingi Kepala Desa Wanasalam Cecep Casmita serta Ketua Yayasan Kiai Aban Cholid Barja dan ratusan orang tua wali murid turut berdoa sebelum meresmikan lembaga pendidikan tersebut.

“Dengan ucapan basmalah gedung TK Srikandi dan DTA Al-Falah secara resmi di buka,” ucap Yoyo, seraya di sambut dengan gemuruh tepuk tangan para orang tua wali murid. Dia berharap, dengan dibangunnya kedua lembaga ini, dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam mendidik putra putrinya menjadi anak yang pinter dan soleh.

“Hadirnya lembaga pendidikan ini sejalan dengan visi-misi Majalengka yakni mewujudkan Majalengka Raharja,” paparnya.

Yoyo juga mengapresiasi langkah Pemdes Wanasalam yang telah memenuhi keinginan masyarakat, yang selama ini merindukan akan hadirnya tempat pendidikan yang memadai.

“Mudah-mudahan dengan adanya gedung TK Srikandi dan DTA Al-Faidah yang baru diresmikan penggunaannya ini, dapat memerikan manfaat bagi masyarakat,” tukasnya.

Hal senada diungkapkan Kepala Desa Wanasalam Cecep Casmita yang berharap, dengan dibangunnya fasilitas pendidikam untuk anak-anak, para orang tua lebih semangat dalam mendorong putra-putrinya terus belajar, baik di TK maupun di madrasah.

“Fasilitas pendidikan ini telah berdiri, sekarang tinggal kita selaku orang tua harus lebih semangat dalam menyekolahkan anak anak kita agar lebih giat lagi,” katanya.

Dia menambahkan, sebelum dibangunnya gedung TK Srikandi itu menggunakan fasiltas balai kampung, dan untuk DTA Al-Faidah menumpung di SDN Wanasalam 1. Tapi walaupun demikian tidak menyurutkan para orang tua menitipkan anak-anaknya menimba ilmu.

“Pembangunan ini menggunakan dana desa dan itu berdasarkan hasil musyawarah bersama masyarakat kami,” paparnya.

Usai melakukan pengguntingan pita, acara dilanjutkan dengan tausiah keagamaan yang diisi KH Abdul Aziz, Pengasuh Ponpes Riyadul Uluum dari Kecamatan Malausma.
Dalam tausiahnya KH Abdul Aziz mengupas banyak tentang pentingnya memberikan pendidikan terhadap anak sejak usia dini. Karena mental seseorang anak bergantung bagaimana orang tua dalam mengarahkan anak-anaknya semenjak kecil.

“Anak-anak kita bagaikan kertas yang putih, hitam atau putih tergantung bagaimana orang tua mendidiknya sejak usia dini. Dengan adanya gedung TK dan DTA semoga anak-anak menjadi soleh dan mampu mengangkat derajat orang tuanya,” tuturnya. (Jejep/KC Online)