DIRLANTAS Polda Jabar, Komisaris Besar Mohamad Aris bersama Bupati Indramayu, H Supendi dan Kapolres AKBP M. Yoris M.Y Marzuki serta Forkopimda dalam kegiatan deklarasi Millenial Road Safety Festival di Sport Centre Indramayu, Minggu (10/2/2019). Cipyadi/KC Online

INDRAMAYU, (KC Online).-

Lebih dari 30.000 orang dari berbagai elemen masyarakat Kabupaten Indramayu memadati Kawasan Sport Center Indramayu, Minggu (10/2/2019). Mereka bertekad untuk turut berperan aktif dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas melalui deklarasi Millenial Road Safety Festival Polres Indramayu guna menciptakan millenial tertib berlalu lintas menuju Indonesia Gemilang.

Masyarakat Indramayu juga menyambut kedatangan Pataka Relay Millenial Road Safety Festival yang tengah berkeliling ke 22 Polres se-Jawa Barat.

Dirlantas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Mohamad Aris menjelaskan kegiatan ini dimaksudkan untuk mewujudkan zero accident dalam berlalu lintas di jalan raya. Ia menyebutkan berdasarkan data kecelakaan lalu lintas selama 2018, hampir tercatat 26.000 korban kecelakaan.

Dari angka tersebut didominasi oleh usia millenial yang mencapai lebih dari 60 persen. Tingginya angka kecelakaan yang korbannya dari kalangan milenial ini menjadi perhatian serius agar usia millenial bisa menjaga keselamatan saat berlalu lintas.

“Kaum millenial harus lebih patuh dalam berlalu lintas. Melalui deklarasi yang dibacakan dalam Millenial Road Safety Festival ini, semua sepakat untuk stop pelanggaran, stop kecelakaan demi keselamatan untuk kemanusiaan,” ungkap Mohamad Aris.

Selain menjaga keselamatan berlalu lintas, lanjutnya, kegiatan ini juga diharapkan mampu mencetak relawan lalu lintas dari generasi millenial agar bisa menjadi agen perubahan dalam tertib berlalu lintas. Mereka harus mampu menjadi agen perubahan bagi orang lain untuk juga dapat proaktif mengkampanyekan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas.

“Indramayu menjadi kabupaten keempat digelarnya Millenial Road Safety Festival. Pataka selanjutnya akan dibawa ke Majalengka. Setelah keliling ke-22 Polres nantinya akan berakhir kembali di Bandung pada 24 Maret 2019 di depan Gedung Sate Bandung,” sebutnya.

Bupati Indramayu Supendi yang hadir dalam festival keselamatan berlalu lintas bagi kaum millenial itu mengapresiasi langkah yang dilakukan Polri, khususnya Polres Indramayu dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas. Menurutnya, sudah saatnya semua pihak bekerja sama dalam upaya nyata menyelamatkan gerenasi muda dari berbagai ancaman. Termasuk dari ancaman terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Saya kira perlu kerjasama dengan sekolah-sekolah karena kalangan millennial juga ada di dalamnya. Sekolah sudah semestinya melarang siswa di bawah umur untuk tidak mengendarai kendaraan bermotor sendiri ke sekolah,” tuturnya.

Pemkab Indramayu belum memastikan soal muatan lokal pada pelajaran sekolah berkaitan dengan pengetahuan berlalu lintas. Meski demikian, pada mata pelajaran tertentu dapat menyertakan sosialisasi pengetahuan berlalu lintas dan tertib berkendara di jalan raya.

Dengan demikian, maka para siswa yang masuk dalam kategori generasi millennial dapat memahami dan menerapkan pengetahuan lalu lintas yang diperolehnya di lembaga pendidikan tersebut.

“Saya kira ini saat yang tepat bagi kita semua untuk bergandeng tangan. Termasuk para guru dan orang tua siswa untuk bersama-sama mensukseskan tujuan Millenial Road Safety Festival,” pungkasnya. (C-22)

BAGIKAN
Artikel SebelumnyaTarget Pasangan Join di Pantura
Artikel BerikutnyaHarus Jeli