ANGGOTA DPRD Kabupaten Cirebon, Suherman (kanan) memberikan kata sambutan dalam acara Musrenbang tingkat Kecamatan Karangsembung, Rabu (6/2/2019). Supra/KC Online

SUSUKANLEBAK, (KC Online).-

Masyarakat dan Pemerintah Desa Ciawijapura, Kecamatan Susukanlebak Kabupaten Cirebon mengeluhkan, belum adanya pemangkasan pohon dari pihak terkait.

Menurut warga setempat, Mulyadi, keberadaan pohon yang berada di pinggir jalan, membuat masyarakat khawatir. Karena, suatu saat bisa tumbang. “Diharapkan, adanya pemangkasan pohon. Guna minimalisasi hal buruk,” harapnya, Selasa (12/2/2019).

Kuwu Desa Ciawijapura, Maman Suherman menuturkan, pohon menjulang tinggi dan berada di pinggir jalan kabupaten, tentunya pihak kabupaten yang berwenang untuk melakukan pemangkasan.

“Pihak desa sudah melayangkan surat permohonan pada dinas terkait, untuk segera lakukan pemangkasan pada pohon yang berada di pinggir jalan. Namun, hingga kini belum realisasi,” tuturnya.

Maman menceritakan, sekitar bulan lalu, desanya dilanda angin kencang yang menyebabkan pohon tumbang dan menimpa rumah. Kemudian, pihak desa hanya lakukan pemangkasan pada pohon yang menjadi kewengan desa dan masyarakat.

Sedangkan, yang berada di pinggir jalan merupakan kewenangan kabupaten dan langsung melayangkan surat permohonan pemangkasan.

“Kami menyadari akan banyaknya tugas dari dinas terkait, namun bila tak segera direspon akan berdampak buruk pada masyarakat dan pengguna jalan. Sekitar satu pekan lalu, pihak layangkan surat ke dinas terkait untuk lakukan pemangkasan. Tapi, tak kunjung realisasi,” jelasnya.

Dirinya mengharapkan, dinas terkait segera lakukan pemangkasan pohon di jalan kabupaten yang merupakan kewenangan pihak kabupaten. “Meski hanya beberapa pohon yang ada di jalan kabupaten, tentunya sangat mengkhawatirkan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon, Suherman, menyayangkan kesan lamban dari dinas terkait untuk pemangkasan pohon.

“Padahal, ada anggaran untuk pemangkasan pohon. Masa terkesan dibiarkan saja, ada pohon yang tinggi dan bisa membahayakan masyarakat juga pengguna jalan. Seharusnya, dinas terkait tanggap untuk segera memangkasnya,” cetus pria yang biasa dipanggil Anger ini.

Masih dikatakan Anger, tidak sedikit masyarakat yang mengeluhkan pohon tingggi yang berada di pinggir jalan kabupaten. Sehingga, bisa berdampak buruk pada masyarakat maupun pengguna jalan.

“Kami mengimbau pada dinas terkait untuk secepatnya melakukan pemangkasan pohon di jalan kabupaten, karena sesuai kewenangannya,” imbau politisi PDI Perjuangan ini. (C-12)