GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil melantik Supendi sebagai Bupati Indramayu untuk sisa masa jabatan 2016-2021. Pelantikan dilangsungkan di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Kamis (7/2/2019). Cipyadi/KC Online

BANDUNG,(KC Online).-

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melantik Supendi sebagai Bupati Indramayu untuk sisa masa jabatan 2016-2021. Pelantikan dilangsungkan di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Kamis (7/2/2019).

Supendi dilantik menggantikan Bupati Indramayu ke-34, Anna Sophanah yang mengundurkan diri pada November 2018 lalu. Supendi dilantik berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri nomor 131.32-157 tanggal 24 Januari 2019.

Ridwan Kamil dalam amanatnya berharap agar bupati yang baru dilantik dapat memimpin dengan integritas tinggi dan menghindari berbagai godaan selama mengemban amanah jabatan. Sehingga bisa selesai hingga akhir masa jabatan dengan tuntas dan bersih.

Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, juga mengamanatkan agar bupati Indramayu ke-35 itu dapat memimpin aparatur sipil negara di daerahnya agar dapat bersikap dan bekerja secara profesional.

Profesionalisme itu ditandai dengan peningkatan akuntabilitas kinerja dan puasnya pelayanan masyarakat. Sehingga menjadi pemimpin daerah yang dicintai rakyatnya dan senantiasa melayani masyarakatnya.

“Saya berharap ASN di Indramayu dapat ditingkatkan profesionalismenya. Mohon dicek lagi akuntabilitas kinerja. Angka Indeks yang masih rendah mohon ditingkatkan,” ungkap Kang Emil.

Pemkab Indramayu dibawah kepemimpinan Supendi juga dituntut untuk lebih meningkatkan akselarasi antara Pemprov Jawa Barat. Terlebih pada tahun 2019 ini, aliran dana bantuan keuangan dari Pemprov Jawa Barat ke Kabupaten Indramayu tergolong paling besar dibandingkan 27 kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat.

Dimata Kang Emil, Indramayu merupakan daerah yang sarat potensi. Namun berbagai potensi yang ada itu kurang dipromosikan dengan baik dan massif. Untuk itu ia meminta agar dilakukan upaya promosi yang intensif dan massif. Sehingga potensi daerah yang dimiliki Indramayu diminati oleh dunia luar.

“Saya melihat Indramayu itu kaya akan migas. Sektor pariwisatanya juga bagus. Indramayu memiliki banyak pantai seperti Pantai Plentong dan memiliki Pulau Biawak yang sangat indah dan eksentrik. Ini yang harus kita tingkatkan promosinya,” sebut Kang Emil.

Di sisa masa jabatan yang akan berakhir pada 2021, Kang Emil juga berharap agar Supendi dapat memaksimalkannya dengan baik. Apalagi Pemprov Jabar telah memprioritaskan anggaran untuk Indramayu. Ini dilakukan agar infrastruktur semakin baik, dan IPM sebagai pilar pembangunan juga dapat terdongkrak meningkat.

Kang Emil menaruh harapan besar agar Indramayu bangkit dan naik kelas menjadi kabupaten yang terdepan.

Usai dilantik sebagai Bupati Indramayu, Supendi memaparkan berbagai langkah konkret yang akan dilakukannya. Menyikapi permintaan Gubernur Jabar, Supendi mengaku telah menyiapkan strategi untuk menjawab harapan tersebut.

Menurutnya, peningkatan IPM mutlak dilakukan agar Indramayu dapat mengejar ketertinggalannya. Dalam waktu dekat, ia akan segera merealisasikan berbagai program dan kegiatan yang telah tersusun di RPJMD, serta visi dan misi Kabupaten Indramayu, agar harapan masyarakat bisa terpenuhi.

“Terkait dengan ASN yang diharapkan Pak Gubernur tadi, tentu kita akan segera mengoptimalkan ASN menjadi lebih profesional dan kompeten di bidangnya. Agar kualitas pelayanan masyarakat juga terus meningkat,” tandas Supendi.

Tokoh muda Kabupaten Indramayu, Daniel Mutaqien Syafiuddin yang turut hadir dalam pelantikan itu mengungkapkan harapan agar Bupati Indramayu Supendi yang baru saja dilantik dapat melanjutkan pembangunan daerah dalam kerangka visi Indramayu religius, maju, mandiri dan sejahtera (Remaja), serta menyempurnakan program-program yang sudah berjalan.

“Selamat dan sukses atas dilantiknya Pak Supendi sebagai Bupati Indramayu. Semoga selalu dimudahkan dalam memimpin, serta dapat melanjutkan pembangunan dan menyempurnakan program-program yang sudah berjalan,” harapnya. (Cipyadi/KC Online)