Herdiana,Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unisa . (Profil). Emsul/KC Online

Herdiana

DI usianya yang relatif muda, semangatnya dalam menempuh pendidikan dan menggeluti dunia usaha terus menggelora. Tidak hanya mengikuti perkuliahan dan aktif dalam kegiatan organisasi di Universitas Islam Al- Ihya ( Unisa) Kuningan, Herdiana juga merintis usaha baru berupa penjualan minuman segar dari bahan baku buah markisa sebagai unit produksi Unisa Kuningan.

Bagi Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unisa ini, dirinya tidak akan pernah menyia-nyaikan peluang bagus yang dapat memberikan nilai tambah bagi kehidupan.

Termasuk dalam pengembangan budidaya markisa di kapung halamannya, Desa Bunigeulis Kecamatan Hantara Kabupaten Kuningan dan desa sekitarnya di wilayah Kuningan selatan. Dia menyatu dengan petani markisa untuk memproduksi minuman segar yang kini telah menembus pasar tradisional dan supermarket.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras serta dukungan banyak pihak, minuman segar dari bahan baku buah markisa kini banyak diminta konsumen. Kami juga mensuplai ke beberapa toko swalayan di Kuningan dan luar daerah,” kata Herdiana kepada “KC Online”, Minggu (10/2/2019).

Kegiatan yang dilakukannya dalam menjalani bidang usaha dan berkuliah ini, merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Karena itu bagi Herdiana, studi di perguruan tinggi tersebut selain akan menambah ilmu pengetahuan, juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Mahasiswa yang sempat meraih prestasi sebagai Pemuda Pelopor Nasional 2018 di bidang pangan ini, juga sebagai pesilat yang kerap ikut dalam berbagai kejuaraan. Selama ini, Herdiana tergabung di Perguruan Silat Bima Suci yang dirintis guru besar Rudi Rudianto dan Mamat Komarudin (almarhum).

Karena itu sebagai seorang pesilat, dia selalu berpegang teguh pada sportifitas dan jiwa ksatria untuk membela kebenaran dan dalam berusaha sebagai bekal hidup kelak.
“Saya selalu berupaya untuk tetap berjalan maju dan tak pernah mundur, seperti pion dalam permainan catur,” katanya. (Emsul/KC Online)