KEPALA Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, H Hanif Hanafi, melantik dan mengambil sumpah jabatan bagi sejumlah kepala KUA, berlangsung di aula kantor setempat, Senin (11/2/2019). Emsul/KC Online

KUNINGAN, (KC Online).-

Menjelang Pemilu 2019, aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kuningan, diminta untuk tetap menjaga kondusifitas daerah dan netralitas.

“Akibat berbeda pilihan jangan sampai terjadi gesekan sosial di tengah-tengah masyarakat. Oleh sebab itu, bagi seorang ASN harus tetap menjaga kesatuan dan persatuan sehingga dapat diterima di berbagai kalangan yang ada di masyarakat,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kuningan, H Hanif Hanafi, saat Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Kepala KUA, di kantor Kemenag setempat, Senin (11/2/2019).

Dia pun berharap, agar pejabat yang baru dilantik hendaknya berbenah diri serta dapat memberikan keteladanan. Sehingga kehadirannya dapat diterima seluruh komponen masyarakat.

Menurutnya, pejabat yang dilantik tersebut sudah melalui berbagai pertimbangan sesuai kriteria dan hasil analisis jabatan, termasuk dari tim Baperjakat Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, dalam upaya mencari pemimpinan yang terbaik dan jujur sesuai amanah.

“Jabatan itu hakikatnya adalah amanah dari Allah Swt dan bisa dicabut kapan saja. Karena jabatan itu sebagai amanah, maka jabatan tersebut bukan untuk dipegang selamanya,” ujar dia.

Sesuai mekanisme

Hanif mengemukakan, dalam penempatan kepala KUA tidak ada pihak yang memaksakan kehendak secara pribadi untuk ditempatkan di posisi tertentu. Namun prosesnya harus berjalan sesuai aturan waktu dan mekanisme yang ada.

Sehingga terpilih ASN yang terbaik untuk memperoleh kesempatan menjadi penghulu dengan mendapat tugas tambahan sebagai kepala KUA.

“Mari kita bangun komunikasi sehingga akan terjalin kerja sama yang baik dan profesional,” katanya. Emsul/KC Online