KETUA PMI Kabupaten Cirebon, Hj. Rd Sri Heviyana menyampaikan sambutannya dalam acara Silaturahmi Keluarga Donor Darah di Kantor PMI Kecamatan Weru, belum lama ini. Ismail/KC Online

SUMBER, (KC Online).-

Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon menjadi terbaik ketiga se-Provinsi Jawa Barat (Jabar). Selain itu juga menjadi salah satu dari 26 UTD yang dipilih sebagai pemasok darah nasional serta menjadi jejaring nasional dalam membuat industri plasma.

Ketua PMI Kabupaten Cirebon, Hj. Rd. Sri Heviyana mengaku, dari jumlah 212 UTD di Indonesia, Kabupaten Cirebon masuk dalam 26 UTD terbaik dan terpilih bersama Kabupaten Bekasi dan Kota Bandung sebagai pemasok darah nasional.

Hal itu, kata dia, merupakan upaya yang terus dilakukan pihaknya dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan terus menyediakan darah yang berkualitas baik.

“Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 83 Tahun 2014 dan PMK Nomor 91 Tahun 2015, menjadi panduan UTD PMI Kabupaten Cirebon dalam mengelola bank darah. Saat ini UTD PMI Kabupaten Cirebon sudah mampu mengelola darah dengan teknologi berstandar nasional,” kata Heviyana, belum lama ini.

Ia melanjutkan, dengan prestasi tersebut, diharapkan para pengurus PMI Kabupaten Cirebon terus berkiprah dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM). Terutama di bidang kesehatan. Karena kata dia, pihaknya adalah mitra kerja Pemkab Cirebon untuk ikut serta meningkatkan IPM di daerahnya.

“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon dan Pemkab Cirebon yang telah mendukung dan mensuport PMI Kabupaten Cirebon. Kita akan terus berkiprah dalam membantu masyarakat di Kabupaten Cirebon,” katanya.

Sementara itu, Direktur Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Cirebon, dr. J Suwanta Sinarya menyampaikan, selain mampu mengelola bank darah dengan teknologi berstandar nasional. PMI Kabupaten Cirebon juga sudah mampu membuat anti pembekuan darah.

“Dan ini masih jarang sekali dilakukan UTD lain. Karena memang harus menggunakan alat yang khusus, yang selama ini sudah dimiliki UTD PMI Kabupaten Cirebon,” kata Suwanta.
Ia melanjutkan, pihaknya juga memiliki skrining anti bodi donor dan skrining anti bodi pasien. Yang mana, kedua alat tersebut di Jawa Barat hanya dimiliki oleh dua UTD saja. Yakni UTD Kota Bandung dan Kabupaten Cirebon.

“PMI Kabupaten Cirebon juga menjadi salah satu dari 26 UTD yang dipilih sebagai pemasok nasional dan menjadi jejaring nasional dalam membuat industri plasma,” katanya.

Menurut Suwanta, dari 212 UTD di Indonesia Kabupaten Cirebon terpilih bersama Kabupaten Bekasi dan Kota Bandung. “Ini merupakan upaya yang terus kita lakukan dalam memberikan pelayanan yang terbaik dan berkualitas,” kata Suwanta. (C-15)