KAPOLRES Kuningan, Iman Setiawan S.IK berfoto bersama dengan para kepala sekolah yang tergabung dalam MKKS SMA dan SMK se-Kabupaten Kuningan, berlangsung di halaman SMA Negeri 2 Kuningan, Senin (4/1/2019). Emsul/KC Online

KUNINGAN, (KC Online).-

Kepolisian Resor (Polres) Kuningan bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan SMK membangunan komunikasi dan kerja sama dalam upaya pembinaan terhadap siswa, agar tidak terbawa perbuatan yang melanggar hukum.

“Mari kita tingkatkan koordinasi dan komunikasi dengan baik antara jajaran kepolisian dengan pihak sekolah melalui MKKS SMA dan MKKS SMK dalam upaya mewujudkan kemajuan bidang pendidikan di Kabupaten Kuningan yang lebih baik,” kata Kapolres Kuningan, Ajun Komisaris Besar Iman Setiawan saat melakukan pembinaan terhadap sekolah yang dihadiri para kepala SMA dan SMK se-Kabupaten Kuningan di aula SMA Negeri 2 Kuningan, Senin (4/2/2019).

Dia mengemukakan, sekolah dan para siswa harus berhati-hati dalam menyikapi berbagai perkembangan yang terjadi dewasa ini mengenai radikalisme, terorisme, kenakalan remaja, penyalahgunaan obat-obat terlarang, pergaulan bebas dan lain-lain yang dapat merusak tatanan kehidupan bagi generasi penerus bangsa.

Disebutkannya, ada tiga faktor yang dapat mempengaruhi kehidupan seseorang, antara lain lingkungan keluarga, lingkungan pergaulan dan lingkungan masyarakat sekitarnya.

Dalam hal ini, kata Iman, polisi tidak bertindak represif terhadap pelaku tindak pidana, namun lebih mengedepankan tindakan prepentif (pencegahan) pada siapapun.

“Oleh sebab itu diperlukan dukungan serta sinergitas dengan berbagai elemen masyarakat agar anak tidak terpengaruh oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Untuk itu, sekolah beserta jajaran kepolisian selalu melakukan koordinasi dengan baik terhadap para siswa melalui pendidikan wawasan kebangsaan dalam upaya menciptakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa hingga mewujudkan kehidupan bernegara dengan baik,” tuturnya.

Menurutnya, sebagai warga negara yang baik jangan mudah diadudomba, karena perbedaan agama, suku, ras dan lain-lain. Terlebih pendiri negeri ini sudah merumuskan dan sepakat bahwa Pancasila sebagai dasar negara, Bhineka Tunggal Ika dan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai pendoman hidup bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua MKKS SMA Kabupaten Kuningan, H Jaja Subagja, mengungkapkan, melalui jalinan kerja sama dan koordinasi dengan Polres, diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan bagi para anak didik agar terhindar di pengaruh-pengaruh negatif dari pihak lain yang tidak bertanggung jawab.

Sehingga para siswa akan lebih konsen terhadap pelajarannya, sekaligus meningkatkan mutu pendidikan sesuai harapan.(Emsul/KC Online)