KAPOLRES Majalengka Ajun Komisaris Besar Polisi Mariyono menyerahkan kendaraan hasil sitaan kepada Arif Budiman perwakilan dari manajemen Leasing Mandiri Utama Finance sebagai pemilik asli kendaraan yang STNK nya dipalsukan serta kepemilikannya telah pindah tangan, Kamis (7/2/2019). Tati/KC Online

MAJALENGKA,(KC Online).-

Polres Majalengka menyerahkan satu unit mobil objek fidusia kepada pemilik Leasing Mandiri Utama Finance sebagai pemilik asli kendaraan yang STNK-nya dipalsukan serta kepemilikannya telah pindah tangan. Kendaraan hasil rampasan dari pelaku pemalsu STNK, kini masih tersisa tujuh kendaran di mapolres belum diambil para pemiliknya.

Disampaikan Kapolres Majalengka Ajun Komisaris Besar Maroyono, mobil objek fidusia ini diserahkan kepada pihak perusahaan leasing setelah memperlihatkan barang bukti surat-surat kendaraan menyangkut kepemilikannya.

“Begitu kami mengungkap kasus pemalsuan STNK, kami segera melakukan penyidikan lebih lanjut serta melakukan pendataan terhadap kendaraan tersebut serta berkoordinasi dengan pihak samsat menyangkut kepemilikan kendaraan. Dari hasil penelusuran, ada kendaraan milik pribadi ada pula milik lembaga finansial, salah satunya milik Leasing Mandiri Utama Finance,“ ungkap Kapolres Mariyono.

Menurutnya, masih ada sejumlah kendaraan yang belum diketahui pemiliknya, untuk itu bagi masyarakat atau pihak perusahaan yang merasa kehilangan, dipersilakan untuk datang ke Polres Majalengka sambil membawa surat-surat kendaraan sebagai bukti kepemilikan.

“Bagi masyarakat yang datang sambil membawa dokumen lengkap dan cocok dengan kendaraan yang ada silahkan diambil,” kata Mariyono.

Sementara manajemen Leasing Mandiri Utama Finance, Arif Budiman menyampaikan rasa terimakasih kepada Kapolres Majalengka yang telah berhasil mengungkap kasus tersebut hingga mobil milik perusahaanya yang telah hilang sekitar tujuh bulan, bisa kembali.
“Mobil ini sudah lama kami cari, tepatnya sekitar tujuh bulanan, kendaraan ini hilang karena sudah dipindah tangankan,” kata Arif.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada 4 Februari 2019 lalu Polres Majalengka berhasil ungkap sindikat pemalsu STNK dan mengamankan dua tersangka pelaku serta delapan unit kendaraan roda empat berbagai jenis serta STNK palsu sebagai barang bukti.

Kedua tersangka yang sudah diamankan dan kini tengah diproses hukum tersebut adalah Endi Karsisi (52 tahun) warga Blok Kedung Antranaya, Desa Palasah, Kecamatan Kertajati, Majalengka serta Pemdi (40 tahun) warga Dusun Panjalin, RT 01/06, Desa Dukuh, Kecamatan Ciasem, Subang, satu tersangka lainnya Nan alias Abah masih DPO.

Dari tangan tersangka diamankan barang bukti berupa delapan unit kendaraan roda empat jenis Suzuki X Over, Toyota Avanza warna putih, Daihatsu Grand Max warna hitam, Honda City warna silver, Daihatsu Taruna warna abu-abu, Suzuki Carry pick up warna hitam, Toyota Sienta warna putih, Daihatsu Xenia warna abu metalik, Toyota Avanza warna putih serta delapan lembar STNK palsu. (Tati/KC Online)