KETUA Sanggar Tari kencana Ungu Cirebon, Elang Panji (tiga kanan) foto bersama tim peliputan RTV belum lama ini. Egi/KC Online

KEDAWUNG.(KC Online).-

PRAKTIK secara langsung kesenian daerah masih perlu ditingkatkan. Hal itu karena kesenian adalah warisan dan budaya asli daerah yang seharusnya dipelajari generasi penerus untuk menjaga kelestariannya.

Demikian diungkapkan Ketua Sanggar Seni Tari Kencana Ungu Cirebon, Elang Panji Jaya saat menerima sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) yang tengah belajar praktik di sanggar miliknya, Minggu (10/2/2019).

Menurut Elang Panji, pihaknya selaku pengelola sanggar mengapresiasi langkah dari pihak kampus. Sebab, mahasiswa tidak sekadar belajar teorinya semata melainkan mereka juga harus belajar cara mempraktikkannya.

“Karena selama ini sudah banyak untuk sekadar belajar, seperti meneliti untuk bahan skripsi dan tugas kampus, namun untuk belajar praktik langsung jarang dilakukan dan diperintah dari lembaga pendidikan para mahasiswa,” ujarnya.

Mendekati

Seperti sekarang dari mahasiswa UMC mereka belajar tentang kesenian tari sintren. Mereka belajar dari awal mulai dari teori hingga praktiknya, mereka sudah bisa mendekati 100 persen. Mereka belajar praktik karena memang dari lembaganya sendiri menganjurkan mereka untuk mempelajari praktiknya.

Salah seorang mahasiswi Firlimas Asih menyampaikan, dirinya bersama 8 temannya terbagi ke dalam satu kelompok tengah belajar tari sintren, sebagai bahan tugas di semester VII Jurusan PGSD mata kuliah seni budaya Cirebon. Selain belajar tentang ilmu teori juga dianjurkan mempraktikkannya sebagai hasil akhir penelitian di Sanggar Seni Kencana Ungu.

“Untuk kelompok kami mempelajari seni tari sintren ini, ada juga kelompok lainnya mereka ditugaskan mempelajari seni genjring rudat, dan juga tari barongan” pungkasnya. (C-17)