PANITIA Lomba Spelling Bee dan Lomba Rangking 1 SD Smart Auladi, foto bersama disela-sela kegiatan, Senin (11/2/2019). Egi/KC Online

HARJAMUKTI, (KC Online).-

Sebanyak 100 siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengikuti kompetisi untuk Mengeja kata dalam bahasa inggris (Spelling Bee) dan lomba Rangking 1, yang digelar SD Smart Auladi di Grage City Mall (GCM) Minggu (10/2/2019).

Kegiatan tersebut digelar pihak penyelenggara, dalam rangka meningkatkan kreativitas pada anak.

Pantauan KC Online di lokasi kegiatan dalam rangka momentun open house SD Smart Auladi itu, dibuka langsung Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Jaja Sulaeman. Kompetisi ini disambut antusias peserta, maupun pengunjung Mall yang ikut meramaikan perlombaan.

Ketua Pelaksana Lomba, Galuh mengatakan, anak-anak di sini mempunyai banyak kreativitas, sehingga mereka bisa menampilkannya dengan adanya kompetisi ini. Di samping itu juga untuk menumbuhkan rasa percaya diri, aktivitas membantu teman, dan kegiatan positif lainnya kami berikan wadahnya dalam kompetisi ini.

“Sehingga diharapkan mereka bisa lebih percaya diri, lebih siap menjalani kehidupan mereka di masa depan,” ungkapnya.

Galuh menambahkan, untuk lomba Spelling Bee Juara 1 diraih oleh Shah Ataullah Aqeel M dari SD Smart Auladi, Juara 2 diraih oleh Anandya Firjatullah S dari SD Smart Auladi, sementara Juara 3 diraih oleh Nathania Jesslyn dari SD Santa Maria.

“Sementara untuk Juara lomba Ranking 1 diraih oleh Anida Khafiyatuz Zahra, dari SDN Silih Asih 2 Kota Cirebon ” tuturnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, H Jaja Sulaeman menyambut baik dengan adanya kompetisi tersebut, karena dapat dijadikan sebagai langkah untuk meningkatkan kreatifitas anak.

“Kegiatan ini adalah termasuk ke dalam program unggulan, sebetulnya sekolah yang memiliki program unggulan bisa saja melaksanakannya ” terangnya.

Di Kota Cirebon sendiri ada juga sejumlah sekolah, mereka rutin melaksanakan kegiatan serupa sebagai pembelajaran dan mengasah bakat anak, di samping mereka belajar di ruang kelas. “Karena di sini mereka belajar berani tampil, mereka belajar mengasah bakat mereka, semoga kegiatan ini bisa dicontoh oleh sekolah lain “imbaunya. (C-17)