SEJUMLAH siswa SMA Negeri 1 Cilimus Kabupaten Kuningan mengikuti simulasi UNBK menjelang pelaksanaan UNBK tahun pelajaran 2018-2019 April mendatang, berlangsung di sekolah setempat, belum lama ini. Emsul/KC Online

KUNINGAN, (KC Online).-

Menjelang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada April 2019, sejumlah SMA di Kabupaten Kuningan secara serentak menggelar simulasi UNBK di masing-masing sekolah.

Kegiatan ini sebagai upaya untuk menyiapkan siswa menghadapi ujian, agar terbiasa menjawab soal dengan menggunakan komputer.

Kegiatan simulasi tersebut diikuti siswa calon peserta ujian dengan sungguh-sungguh, karena soal yang disampaikan sesuai kisi-kisi yang akan diujikan nanti. Apabila mereka mampu mengerjakan soal dengan baik dan benar,

maka dalam pelaksanaan UNBK nanti akan berjalan lancar. Bahkan ada sekolah yang melaksanakan simulasi UNBK ini lebih dari satu kali, sesuai dengan kebijakan setiap sekolah.

“Alhamdulillah, siswa calon peserta UNBK di SMAN 1 Cilimus dalam melaksanakan simulasi UNBK dengan lancar. Mereka mampu mengerjalan soal dengan tenang. Apalagi sekolah kami melaksanakan UNBK mandiri. Kami berharap agar para siswa mempersiapkan diri dalam rangka memasuki abad digital,” kata Kepala SMAN 1 Cilimus, H Tri Suknaedi, Jumat (1/2/2019).

Menurutnya, keberhasilan siswa dalam ujian nanti, bukan hanya tanggung jawab sekolah, namun tidak terlepas dari peran serta orang tua dalam mengarahkan putra dan putrinya selama berada di lingkungan keluarga.

Misalnya anak diminta untuk tetap mematuhi nasihat orang tua agar selalu belajar di rumah dengan baik, berangkat dari rumah ke sekolah tepat waktu dan tetap disiplin dalam memanfaatkan waktu-waktu belajar ketika berada di lingkungan sekolah dan di rumah.

“Sebab siswa lebih lama tinggal di lingkungan keluarga, sehingga harus mendapat perhatian serius dari orang tua masing-masing,” katanya.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Kuningan, H Jaja Subagja, mengungkapkan, sesuai dengan perkembangan teknologi, maka sekolah dituntut untuk selalu berinovasi demi kemajuan pendidikan sesuai harapan masyarakat. Oleh karena itu, sekolah selalu berupaya agar dalam pembelajaran berbasis IT.

“Seluruh SMA di Kuningan melaksanakan simulasi UNBK, agar para siswa terbiasa mengerjakan soal dengan menggunakan komputer. UNBK dinilai lebih afisien ditinjau dari segi anggaran dibanding dengan ujian secara manual menggunakan kertas. Entah berapa ribu lembar kertas yang harus disiapkan untuk mencetak soal ujian selama UNBK,” tuturnya. (Emsul/KC Online).