deklarasi "Timsus 1901 Juara" di halaman gedung KNPI Majalengka, Minggu (10/2/2019) Jejep/KC Online

MAJALENGKA,(KC Online).-

Uu Ruzhanul Ulum menargetkan pasangan calon presiden nomor urut 1, Jokowi-Maruf Amin menang di Jawa Barat walaupun hasil survai saat ini belum cukup memuaskan. Karenanya semua relawan harus terus bergerak dan berupaya melawan hoax yang terus diarahkan pada pasangan nomor urut 1.

Hal tersebut disampaikannya saat deklarasi “Timsus 1901 Juara” di halaman gedung KNPI Majalengka, Minggu (10/2/2019) yang dihadiri Direktur Relawan Tim Kamoanye Nasional Maman Imanul Haq, Karna Sobahi yang juga Bupati Majalengka, Wakil Bupati Tarsono D Mardiana yang keduanya berasal dari PDIP, serta sejumlah pimpinan partai pengusung di Kabupaten Majalengka.

Pada kesempatan tersebut, ratusan Timsus 1901 Juara yang dibentuk juga menandatangani petisi Timsus 1901 Juara yang langsung akan bekerja secara sungguh-sungguh untuk memenangkan pasangan calon presiden no urut satu.

Disampaikan Uu, untuk memperoleh hasil suara yang memuaskan di Jawa Barat, para relawan masih bisa berjuang selama dua bulanan lagi.

Waktunya harus benar-benar efektif dipergunakan untuk merebut hati masyarakat, dengan menjelaskan keunggulan pasangan calon tanpa mengusik atau menjelekan pasangan calon lain.

Sementara itu, Direktur Relawan Tim Kampanye Nasinal, KH Maman Imanul Haq meminta timnya untuk menyampaikan seluruh keberhasilan pembangunan ekomoni, sosial, infrastuktur yang sudah dilakukan oleh Jokowi serta jejak rekamnya selama menjadi pemimpin.

Semua tuduhan miring yang disampaikan kubu lawan terhadap pasangan calon presiden nomor urut satu seperti adanya kebocoran uang negara yang mencapai ratusan triliun rupiah, menurut Maman dipersilahkan untuk dilaporkan ke KPK dengan memperlihatkan bukti kebocorannya.

“Hanya yang jelas selama ini, tuduhan miring yang dialamatkan kepada presiden seluruhnya bohong, tidak ada satupun tuduhan yang dialamatkan kepada Pak Jokowi yang terbukti. Karenanya, tim pemenangan harus mampu menjelaskan persoalan tersebut kepada para pemilih yang belum memahaminya,” ungkap Maman. (Tati/KC Online)