Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Cirebon, H Asdullah Anwar. (Profil). KC Online

H Asdullah Anwar

MENJADI pemimpin itu bukan berarti duduk manis di belakang meja dan menerima laporan. Seorang pemimpin harus rajin turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi yang sebenarnya.

Hal ini dipegang betul oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Cirebon, H Asdullah Anwar. Maka, jangan heran jika kadisdik sering melakukan kunjungan mendadak ke sekolah-sekolah.

“Kalau saya kunjungan resmi, kadang persiapannya dibuat sebaik dan sebagus mungkin. Saya tidak mau kondisi yang demikian. Maka, saya lebih sering datang tiba-tiba sehingga bisa melihat kondisi yang sebenarnya. Bahkan, di sela olahraga bersepeda pada Jumat pagi juga tak jarang datang ke sekolah-sekolah,” lanjut Asdullah.

Selain melihat kondisi gedung atau bangunan sekolah, dirinya sering berdialog dengan para guru dan siswa secara langsung. Bahkan, orang tua siswa juga didekati untuk mendengar apa aspirasi mereka.

“Dalam kunjungan ke sekolah, saya sering menerima masukan-masukan dari guru, orang tua siswa dan siswa itu sendiri. Belum lama ini, saya bertemu dengan orang tua siswa yang anaknya ‘drop out’ karena faktor ekonomi.
Ini salah satu masalah yang harus segera diatasi. Dalam waktu dekat, saya bersama jajaran di Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon akan membuat yayasan sosial.
Dana dari kami semua, digunakan untuk membantu siswa yang tidak punya ongkos untuk berangkat ke sekolah dan yang tidak punya bekal untuk jajan,” ungkap kadisdik. (NA/KC Online)