Balai Kota Cirebon. /KC Online

KEJAKSAN, (KC Online).-

Pemerintah Kota Cirebon masih menunggu jawaban dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) soal izin pelaksanaan mutasi dan rotasi di lingkungan kerjanya. Mengingat, di tahun 2019 pejabat ini Pemkot mengalami kekosongan sekitar 91 jabatan struktural mulai dari eselon II hingga eselon IV B.

Kekosongan disebabkan dari jumlah ASN yang memasuki batas usia pensiun, meninggal dunia dan faktor penyebab lainnya. “Mutasi dan rotasi tinggal menunggu jawaban saja dari Kemendagri. Nantinya diawali dengan mutasi dan rotasi dulu, baru kemudian dilaksanakan ‘Open Bidding’ untuk posisi setingkat eselon II,” kata Walikota Cirebon, Nashrudin Azis disela kegiatannya, Senin (11/2/2019).

Azis menyebutkan, dasar diadakannya mutasi dan rotasi tidak hanya dalam posisi jabatan yang kosong namun berimbas pada posisi lainnya. Oleh karenanya, kata Azis, dalam upaya menciptakan tata kelola yang akuntabel, berwibawa dan inovatif maka menjadi sebuah komitmen dalam perwujudannya.

Perihal mekanisme pelaksanaan, kata Azis, setiap tahapan pun telah dilakukan seperti pelaksanaan uji kompetensi pejabat administrator yang diselenggarakan melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD).

“Pemerintah selalu berupaya untuk mewujudkan tata pemerintahan yang sesuai dengan visi dan misi Kota Cirebon. Salah satunya yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, berwibawa dan inovatif,” ungkapnya.

Azis menambahkan, ditargetkan awal Maret pelaksanaan mutasi dan rotasi sudah bisa dilaksanakan. Sehingga posisi jabatan yang kosong bisa segera direalisasikan guna meningkatkan pelayanan bagi masyarakat.

“Kita akan membangun ‘the dream team’ dalam menjalankan roda pemerintahan ini. Landasannya sudah jelas, berbagai mekanisme dan seleksi melalui uji kompetensi telah dilakukan. Semoga saja semuanya bisa lancar sesuai rencana,” ungkapnya.

Nashrudin Azis, Walikota Cirebon. KC Online.Doc

Seperti diketahui, data yang tercatat di BKPPD yakni jabatan kosong saat ini terdapat lima jabatan eselon II.B, delapan jabatan pada eselon III.A, 10 jabatan pada eselon III.B, kemudian 54 eselon IV.A dan 14 jabatan eselon IV.B.

Anwar Sanusi, Kepala BKPPD Kota Cirebon. KC Online.Doc

“Dalam mengisi kekosongan tersebut mekanismenya telah kami tempuh. Ini merupakan langkah serius dalam penentuan posisi jabatan setingkat kepala SKPD pada mutasi dan rotasi ke depan,” kata Kepala BKPPD Anwar Sanusi. (C-10)