219 Rumah Rusak Akibat Aksi Penyerangan di Indramayu

SEORANG warga saat melihat sebuah rumah di Blok Bojong, Desa Curug, Kec. Kandangahur, Kab. Indramayu yang rusak berantakan akibat serangan massa dari desa sebelahnya, Selasa (10/1/2017).* Udi/KC

INDRAMAYU, (KC Online).-

Sebanyak 219 rumah warga Blok Bojong, Desa Curug, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, rusak. Kerusakan ini akibat penyerangan massa yang berasal dari desa tetangga. Kendati tak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Data semula ada 90 rumah yang mengalami kerusakan, namun setelah dilakukan pendataan kembali pada Rabu (11/1/2017), menjadi 219 rumah.
Seperti diberitakan sebelumnya, penyerangan ini dipicu berita hoax melalui media sosial (FB) oleh seorang warga yang kini tengah dilacak aparat kepolisian setempat.

Menurut Kuwu Desa Curug, Carlim, akibat penyerangan yang dilakukan sekelompok massa itu berakibat pada ratusan rumah yang ada di wilayahnya mengalami kerusakan.
“Jumlahnya 219 rumah. Jumlah tersebut hasil identifikasi pasca terjadi penyerangan,” kata dia.

Dikatakan Carlim, warga yang semula mengungsi kini telah kembali ke rumahnya masing-masing menyusul telah kondusifnya situasi dan kondisi. Bahkan, di antara warga banyak yang melakukan perbaikan rumah dengan peralatan seadanya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas upaya aparat keamanan, sehingga situasi berjalan kondusif. Untuk itu, kami juga menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian,” harap Carlim.

Beri santunan

Sementara itu, Kapolres Indramayu Ajun Komisaris Besar bersama jajarannya menyerahkan santunan Jasa Raharja terhadap korban kecelakaan lalu lintas di Blok Bojong, Desa Curug, Kecamatan Kandanghaur. Penyerahan ini langsung dilakukan di rumah keluarga Ato Suwaryo (17 tahun), warga Desa Ilir, Blok Rancamaung, Kecamatan Kandanghaur, sebesar Rp 25 juta bersama pihak Jasa Raharja, Rabu (11/1/2017).

Kapolres Eko Sulistyo B, mengatakan, pemberian santunan Jasa Raharja ini merupakan salah satu upaya dari pihaknya dalam membantu keluarga almarhum Ato Suwaryo yang mengalami kecelakaan lalu lintas di Blok Bojong Desa Curug, Kecamatan Kandanghaur. Santunan tersebut, langsung diterima ibu korban sebesar Rp 25 juta.

Eko berharap, santunan itu dapat meringankan beban dan duka yang dialami oleh pihak keluarga Ato Suwarto. Pihaknya pun mengimbau agar peristiwa ini bisa diikhlaskan dan diserahkan kepada penegak hukum.

Seperti di ketahui, Ato Suwaryo seorang nelayan yang dibonceng temannya wahyu Maulana (16 tahun) tewas saat mengendarai motor Suzuki Satria FU Nopol 3463 ULY, Sabtu (7/1/2017). Dalam insiden itu, motor korban datang dari arah Bongas menabrak motor yang sedang di parkir di sisi jalan Desa Curug, Kecamatan Kandanghaur. Setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Indramayu di Losarang, korban meninggal dunia.(C-21)